RPL BK GAYA BELAJAR
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN (RPL)
BIMBINGAN KLASIKAL
1. IDENTITAS
a.
Satuan Pendidikan : SMA N 1 Batik
b.
Tahun Pelajaran/Semester : 2014-2015/Semester
1
c.
Sasaran layanan : Peserta didik kelas X
d.
Pelaksana : Konselor
e.
Pihak terkait : Guru
Mata Pelajaran
2.
TUGAS PERKEMBANGAN : Peserta didik diharapkan dapat mengetahui tipe gaya belajar
seperti apa yang sesuai untuk dirinya sehingga ada semangat dalam belajarnya
3. TEMA :
Tidak adanya motivasi
belajar sehingga peserta didik harus mengetahui gaya
belajarnya agar ada semangat dalam belajar
4.
MATERI LAYANAN :
-
Permainan
wortel, telur dan kopi
-
Pemberian
materi gaya belajar
-
Kuis
dan tips gaya belajar
5.
BIDANG BIMBINGAN : Belajar
6.
FUNGSI LAYANAN : Pemahaman dan Pengembangan
7.
TUJUAN :
- Peserta didik diharapkan dapat mengetahui tipe gaya belajar
seperti apa yang sesuai untuk dirinya sehingga ada semangat dalam belajarnya
- Peserta didik diharapkan dapat belajar sesuai dengan gaya belajarnya agar semangat dalam
belajarnya
- Peserta didik diharapkan membuat jadwal kegiatan sehari-hari
di rumah atau di sekolah dengan tempat dan suasana yang sesuai dengan gaya
belajarnya
8.
WAKTU DAN TEMPAT
a.
Tanggal :
9 Agustus 2015
b.
Waktu Layanan : 10.00 – 10.30 WIB
c.
Alokasi Waktu : 1x30 Menit
d.
Tempat :
Ruang Kelas
9.
METODE :
Ceramah, Game dan Kuis
10.
SARANA
a.
Media/Alat : Media Gambar Wortel, Telur dan Kopi
b.
Sumber Materi Layanan : Sumber buku dan internet
11.
LANGKAH KEGIATAN
a.
Pendahuluan (5 Menit) :
-
Mengucap salam, perkenalan, bertanya kesiapan kelas
untuk mengikuti kegiatan, apersepsi
materi (5 Menit)
b.
Kegiatan Inti (20 Menit) :
-
Konselor menyampaikan tujuan layanan dan hasil yang ingin dicapai
dari layanan informasi yang diberikan
-
Konselor menyajikan permainan Wortel, Telur dan Kopi yang sesuai
dengan kemampuan peserta didik dan memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk ikut berpartisipasi dalam permainan tersebut
-
Konselor menyampaikan materi tentang gaya belajar
-
Konselor memberikan kuis dan menyampaikan tips gaya belajar
c.
Penutup (5 Menit) :
-
Konselor
menyimpulkan, mengevaluasi dan
menutup kegiatan
12.
RENCANA PENILAIAN
a. Penilaian
Proses
– Antusiasme
peserta didik dalam
mengikuti kegiatan permainan
– Antusiasme
peserta didik dalam
berpartispasi menyimak
materi layanan
– Kesungguhan
peserta didik
dalam mengerjakan kuis
|
No.
|
Nama Peserta didik
|
antusiasme
|
keaktifan
|
berpendapat
|
|
1.
|
||||
|
2.
|
||||
|
3.
|
||||
|
Jumlah
|
||||
Keterangan : A :
Baik = Jumlah Skor
3
B : Cukup
= Jumlah skor 2
C :
Kurang = Jumlah skor 1
b. Penilaian
Hasil
–
Laiseg : Memberikan lembar laiseg kepada peserta didik agar dapat menilai tingkat
pemahaman peserta didik
–
Laijapen :
Pemberian laijapen dilakukan untuk melihat
keterlaksanaan rencana kegiatan yang telah direncanakan pada saat pengisian
laiseg setelah satu minggu
–
Laijapang : Pemberian laijapang dilakukan untuk melihat dampak
dari hasil kegiatan yang dilakukan sesuai dengan rencana kegiatan yang ada di
laiseg
13.
RENCANA TINDAK LANJUT
Peserta didik yang masih mengalami kesulitan dalam mengatasi
masalahnya mengenai tipe gaya belajar perlu
ditindak lanjuti dengan layanan konseling kelompok atau konseling individu.
Semarang,
7 Agustus 2015
Mengetahui :
Kepala Sekolah SMA N Batik Guru BK/KONSELOR
Awaliya,
M.Pd, Kons. Setia
Rini
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Uraian
materi, Media atau
Alat dan Instrumen Penelitian
1. PERMAINAN WORTEL, TELUR
DAN KOPI
Langkah Permainannya adalah sebagai berikut :
- Konselor mempersiapkan beberapa wortel, telur, dan bubuk kopi
- Konselor meminta salah satu peserta didik untuk memilih menjadi benda yang paling disukai dari ketiga benda
tersebut
- Peserta didik diminta untuk menghubungkan benda yang dipilih dengan
pengalaman hidupnya. Misalnya peserta didik memilih bubuk kopi karena kopi suka
menebarkan aroma wangi yang khas di sekitarnya. Setelah peserta didik memilih salah satu bendda yang
disukai, dan berkaitan dengan pengalamannya. Peserta didik dipersilahkan untuk duduk kembali.
- Kemudian ketiga benda diilustrasikan Konselor dalam gambar yang telah
ditempel.
- Setelah selesai dipaparkan, ditanyakan pada peserta didik, apakah mereka mau menjadi seperti
wortel? Telur? Atau bubuk kopi?
Poin belajar yang diperoleh dari permainan diatas
adalah :
- Peserta didik diminta untuk merenungkan pilihan
hidup apa yang ingin dibuat berkaitan dengan ketiga benda tersebut : Wortel. Telur dan Bubuk Kopi.
-Wortel diibaratkan seorang yang
memulai suatu pekerjaan dengan semangat, kuat, dan tegas, tetapi ketika
menghadapi masalah-masalah pada akhirnya menjadi seorang yang loyo, tidak
bersemangat dan putus asa.
-Telur ibaratnya adalah
memulai sesuatu dengan hati yang baik dan bersih, tetapi karena masalah dan
lingkungan sekitarnya, orang tersebut menjadi kasar, egois, keras dan tidak mau
peduli terhadap orang lain. Maka janganlah menjadi telur.
-Bubuk kopi diibaratkan sebagai
bubuk kopi yang dapat mengubah air yang mendidih dari warna jernih menjadi
hitam dan berbau. Bubuk kopi mengubah masalah dan lingkungannya. Semakin panas
airnya, semakin enak dan harum wangi kopinya. Maka jadilah seperti bubuk kopi
yang bisa mengubah sekitarnya.
2. MATERI
A. Definisi Gaya Belajar
Gaya belajar adalah cara yang lebih kita sukai dalam melakukan
kegiatan berfikir, memproses dan mengerti suatu informasi. Gaya belajar
merupakan suatu kombinasi dari bagaimana ia menyerap, kemudian mengatur serta
mengolah informasi.
B. Macam-macam
Gaya Belajar
1.
Gaya Belajar Visual
Adalah gaya belajar dengan cara melihat, menitikberatkan
ketajaman penglihatan, yaitu Bukti-bukti kongkret harus diperlihatkan terlebih
dahulu agar siswa memahaminya.
Ciri-ciri
peserta didik dengan gaya belajar visual :
Belajar dengan cara
melihat, selalu mengatakan “ saya lihat “, rapi dan teratur, berbicara dengan
cepat, mementingkan penampilan, baik dalam pakaian maupun presentasi, biasanya
tidak terganggu oleh keributan, lebih suka membaca daripada dibacakan,
mencoret-coret tanpa arti selama belajar/telefon, lebih suka demonstrasi
daripada berpidato, sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya/tidak,
mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis,
mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar.
2.
Gaya Belajar Auditorial
Adalah gaya belajar dengan cara mendengar untuk menyerap suatu
informasi/pengetahuan.
Ciri-ciri
peserta didik dengan gaya belajar auditorial ;
Belajar dengan mendengar,
sering mengatakan “ saya dengar ”, berbicara kepada diri sendiri saat belajar,
mudah terganggu oleh keributan, menggerakkan bibir dan mengucapkan tulisan
dibuku saat membaca (menggumam), merasa kesulitan untuk menulis (namun hebat
dalam bercerita), lebih suka gurauan lisan daripada komik, berbicara dalam
irama berpola (lambat/pelan), belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa
yang didiskusikan daripada yang dilihat, suka berbicara, suka berdiskusi, suka
menjelaskan sesuatu panjang lebar, dapat menirukan warna, irama dan nada suara.
3.
Gaya Belajar Kinestik
Adalah gaya belajar yang mengharuskan individu yang
bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa
mengingatnya.
Ciri-ciri
peserta
didik
dengan gaya belajar kinestik :
Berbicara dengan
perlahan, belajar dengan cara melakukan, memainkan tangan ketika berbicara, selalu mengatakan “ saya
rasa ”, menanggapi perhatian fisik, menyentuh orang untuk mendapat perhatian mereka,
berdiri dekat ketika berbicara dengan orang, selalu berorientasi pada fsik dan
banyak bergerak, menghafal dengan cara berjalan dan melihat, menggunakan jari
sebagai petunjuk saat membaca, banyak menggunakan isyarat tubuh, sulit
mengingat peta kecuali jika dirinya pernah ketempat itu, kemungkinan tulisannya jelek, tidak dapat
diam untuk duduk dalam waktu yang lama.
C. Tips Gaya Belajar
1.
Gaya Belajar Visual
Dengan gerakan tubuh,
grafik/diagram, komputer, poster, dengan buku/majalah, menggunakan tulisan
dengan warna-warna, mind mapping adalah cara
mengembangkan kegiatan berpikir kesegala arah, menangkap berbagai pikiran dalam
berbagai sudut.
2.
Gaya Belajar Auditorial
Bertanya, membaca dengan
keras, rajin berangkat, role play adalah sejenis permainan gerak yang
didalamnya ada tujuan dan kesenangan, dengan musik, kerja kelompok, belajar
dengan mendengarkan
3.
Gaya Belajar Kinestik
Field trip adalah sebuah
progaram yang dirancang dengan sedemikian rupa, dengan menggabungkan beberapa
unsur kegiatan seperti: outbond, sosial kemasyarakatan, lingkungan hidup, high
light adalah bagaimana menyajikan kode program dengan warna berbeda, belajar
sambil berjalan, mind mapping adalah cara mengembangkan kegiatan berpikir
kesegala arah, menangkap berbagai pikiran dalam berbagai sudut, dengan
menggunakan gerakan tubuh, dan dengan mencoba segala hal.
E. Manfaat Gaya Belajar
1.
Keuntungan Akademik
Memaksimalkan potensi
belajar anda, berprestasi pada semua tingkat pendidikan , memahami cara belajar
terbaik dan bisa mendapatkan nilai lebih baik pada ujian dan tes, mengatasi
keterbatasan belajar dalam kelas, mengurangi frustasi dan tingkat stres siswa,
mengembangkan strategi belajar anda untuk efisien dan efektif.
2.
Keuntungan Pribadi
Meningkatkan rasa percaya
diri dan harga diri, mempelajari cara-cara terbaik menggunakan keunggulan otak
anda, mendapatkan wawasan
kekuatan serta kelemahan diri anda, mempelajari bagaiman menikmati belajar dengan lebih
dalam, mengembangkan motivasi untuk belajar, mempelajari bagaimana
memaksimalkan kemampuan serta ketrampilan alami anda.
3.
FORMAT KUIS
- Saya lebih suka mendengarkan informasi yang ada di kaset daripada membaca buku.
- Jika mengerjakan sesuatu, saya selalu membaca instruksinya terlebih dahulu
- Saya lebih suka membaca daripada mendengar kuliah/penjelasan
- Saat seorang diri, saya biasanya memainkan musik/lagu atau bernyanyi
- Saya lebih suka berolahraga daripada membaca buku
- Saya selalu dapat menunjukkan arah Utara atau Selatan dimanapun saya berada
- Saya suka menulis surat, jurnal, catatan atau buku harian
- Saat berbicara, saya suka mengatakan, “saya dengar, itu kedengarannya bagus, itu bunyinya bagus”
- Ruangan, meja, mobil atau rumah saya biasanya berantakan/tidak teratur
- Saya suka merancang, mengerjakan dan membuat sesuatu dengan tangan saya
- Saya tahu hampir semua kata dari lagu yang saya dengar
- Ketika mendengar orang lain berbicara, saya biasanya membuat gambar dari apa yang saya yang mereka katakan dalam pikiran saya.
- Saya suka olahraga dan rasanya saya adalah olahragawan yang baik
- Mudah sekali bagi saya untuk mengobrol dalam waktu yang lama dengan kawan saya saat berbicara di telepon
- Tanpa musik, hidup amat membosankan
- Saya sangat senang berkumpul dan biasanya dapat dengan mudah berbicara dengan siapapun
- Saat melihat objek dalam bentuk gambar, saya dapat dengan mudah mengenali obyek yang sama walaupun posisi obyek itu diputar/diubah
- Saya biasanya mengatakan, “saya rasa, saya perlu menemukan pijakan atas hal ini, atau saya ingin bisa menangani hal ini.
- Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering sekali melihat pengalaman itu dalam bentuk gambar di dalam pikiran saya
- Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali mendengar suara dan berbicara pada diri saya mengenai pengalaman itu.
- Saat mengingat suatu pengalaman, saya sering kali ingat bagaimana perasaan saya terhadap pengalaman itu
- Saya lebih suka musik daripada seni lukis
- Saya sering mencoret-coret kertas saat berbicara di depan telepon atau dalam suatu pertemuan/rapat
- Saya lebih suka melakukan contoh peragaan daripada membuat laporan tertulis atas suatu kegiatan
- Saya lebih suka membacakan cerita daripada mendengarkan
- Saya biasanya berbicara dengan perlahan
- Saya lebih suka membaca daripada menulis
- Tulisan tangan saya biasanya tidak rapi
- Saya biasanya menggunakan jari saya untuk menunjuk kalimat yang saya baca
- Saya dapat dengan cepat melakukan penjumlahan dan perkalian dalam pikiran saya
- Saya akan sangat terganggu apabila ada orang yang berbicara pada saya saat sedang nonton TV
- Saya suka mencatat perintah/instruksi yang disampaikan pada saya
- Saya dapat mengingat dengan mudah apa yang orang katakan
- Saya paling mudah belajar sambil mempraktekan/melakukan
- Sangat sulit bagi saya untuk duduk diam dalam waktu yang lama
Catatan:
- Peserta didik yang memiliki tipe gaya belajar visual adalah siswa yang melingkari nomor kuis
( 2,3,6,7,12,17,19,23,25,30,31,33 ).
- Peserta didik yang memiliki tipe gaya belajar auditorial adalah siswa yang melingkari nomor kuis
( 1,4,8,11,14,15,16,20,22,27,32,34 ).
- Peserta didik yang memiliki tipe gaya belajar kinestik adalah siswa yang melingkari nomor kuis
( 5,9,10,13,18,21,24,26,28,29,35,36 )
|
PENILAIAN HASIL
LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
|
Hari, Tanggal Layanan : ………………………………………..
Jenis Layanan : ………………………………………..
Pemberi Layanan : Setia Rini
Isilah
titik-titik dibawah ini dengan singkat.
- Masalah apakah yang telah dibahas melalui Bimbingan Klasikal tersebut?
……………………………………………………………………………………………
- Hal-hal atau pemahaman baru apakah yang Anda peroleh dari Bimbingan Klasikal tersebut?
…………………………………………………………………………………………..
- Bagaimanakah perasaan Anda setelah mengikuti Bimbingan Klasikal tersebut?
………………………………………………………………………………………………
- Hal-hal apakah yang akan Anda lakukan setelah mengikuti Bimbingan Klasikal tersebut?
……………………………………………………………………………………………
- Keuntungan apa yang Anda peroleh, dalam Bimbingan Klasikal yang Anda ikuti sekarang?
…………………………………………………………………………………………..
- Tanggapan, saran, pesan atau harapan apa yang ingin Anda sampaikan kepada pemberi layanan?
………………………………………………………………………………………………
Semarang,
7 Agustus 2015
Setia
Rini
|
PENILAIAN HASIL
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
|
Hari,
TanggalLayanan : ………………………………………
JenisLayanan : ………………………………………
Isilah titik-titik di bawah ini dengan singkat.
1.
Apa masalah yang
telah dibahas melalui layanan tersebut?
.....................................................................................................................................................
2.
Bagaimanakah
kondisi masalah tersebut sekarang?
a.
Hal-hal apa yang
telah Anda lakukan secara nyata untuk mengatasi masalah tersebut?
...............................................................................................................................................
b.
Perbaikan apasajakah
yang telah terjadi?
...............................................................................................................................................
c.
Bagaimanakah Anda
menyikapi masalah tersebut sekarang?
...............................................................................................................................................
3.
Berdasarkan
gambaran no. 2, berapa persen masalah yang Anda alami tersebut yang telah
terentaskan/ teratasi sampai sekarang?
a.
95-100% c. 50-74% e. 10-29% g.
Semakin berat
b. 75-94% d.
30-49% f. Kurang dari 10%
4. Tanggapan, saran,
harapan apa yang ingin Anda sampaikan kepada pemberi layanan?
......................................................................................................................................................
Semarang, 7 Agustus 2015
Setia Rini
|
PENILAIAN HASIL
LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
|
Hari, Tanggal
Layanan : ………………………………………..
Jenis Layanan : ………………………………………..
Pemberi Layanan : Setia Rini
Isilah titik-titik di bawah ini dengan singkat.
1.
Apa masalah yang
telah dibahas melalui layanan tersebut? ................................................................................................................................................
2.
Bagaimanakah
pengaruh masalah Anda tersebut terhadap kehidupan Anda sekarang?
a.
Masih adakah
pengaruh negatif yang diakibatkan oleh masalah tersebut?
...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
b.
Bagaimanakah
kondisi Anda sekarang dengan telah ditanganinya masalah Anda tersebut?
...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
c.
Bagaimanakah Anda
menyikapi masalah tersebut (kalau belum terentaskan) atau kemungkinan timbulnya
kembali masalah tersebut di masa yang akan datang?
...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
3.
Berdasarkan
gambaran no. 2, berapa persen masalah yang Anda alami tersebut yang telah
terentaskan/ teratasi sampai sekarang?
a.
95-100% c. 50-74% e. 10-29% g.
Semakin berat
b.
75-94% d. 30-49% f. Kurang dari 10%
4.
Tanggapan, saran,
harapan apa yang ingin Anda sampaikan kepada pemberi layanan?
.....................................................................................................................................
Semarang,
7 Agustus 2015
Setia
Rini

saya coba mengaplikasikannya ya,,,makasih sudah membantu...
BalasHapus